Minggu, 01 November 2026

TOF SOT-HGN-Silaturahim Ma'had Aly IbnuAbbas

Alhamdulillah, mengawali bulan November dengan beberapa Kegiatan untuk kemajuan Dakwah Pendidikan di Jawa Tengah.
Membuka dan mendampingi Agenda Training of Fasilitator Sekolah Orang Tua. Sebuah wujud perhatian JSIT terhadap kemajuan murid melalui kolaborasi dengan orangtua. Sekolah Orangtua sebagai sebuah strategi agar pendidikan berjalan optimal. Baiti Jannati, madrasah Jannati menuju Masyarakat Madaniy. Insya Allah
Agenda Kedua menerima. KH. Budiman Mustofa, Lc., M.Pd.I Selaku Direktur Ma'had Aly Ibnu Abbas. Kami berdiskusi tentang bagaimana menyiapkan para Ulama-Ulama baru di Jawa Tengah dengan menyiapkan para pemuda dan pemuda yang mau menjadi ulama yang mempelajari Al Quran, karakter dan juga memahami Masyarakat. Kolaborasi JSIT dengan Ma'had Aly Ibnu Abbas semoga bisa menumbuhkan kembangkan para penerus risalah Rasulullah SAW.
Agenda at Last but not the least adalah Pelantikan Panitia HGN JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah. Pasca Pelantikan para Panitia akan bergerak cepat untuk melaksanakan Program yang di "PIC" oleh Bidang 1 Penjaminan Standar Mutu. Ustadzah Siti Purwanti sekaligus menjadi Ketua Panitia dalam Agenda ini.
Ya Allah mudahkan urusan kami..


Senin, 26 Oktober 2026

Pelepasan Delegasi Jateng dalam Kembaranas Lampung Tahun 2026

"Seorang Pramuka selalu bersiapsiaga" 
Alhamdulillah pagi ini, berkesempatan melepas Kontingen Jawa Tengah dalam Perkemahan dan Pengembaraan Nasional Pramuka SIT taun 2026. Pelepasan juga sangat Pramuka banget. Bagaimana tidak? Pelepasan dilaksanakan di Exit Tol Pekalongan tepatnya di Taman Tol Kalibeluk Pekalongan dimana rombongan terakhir dari SMAIT Assalam Pekalongan naik. Sebuah tanda bahwa Pramuka selalu bergerak. Maka, dimanapun dilepas tetaplah itu sebuah Sarana Pertemuan untuk memotivasi, mendoakan dan melepas dengan penuh Cinta.
45 Penegak dan 3 Pembina Pendamping hadir dalam Kembaranas Tahun 2026.
Sejarah selalu menjadi Bingkai bagi kegiatan di Pramuka Sekolah Islam Terpadu. Kegiatan Kembaranas tahun 2026 juga demikian, tema Jejak Juang Raden Intan Pahlawan Lampung menjadi Bingkai dalam seluruh kegiatan penegak kita kali ini.
Pesan bagi para peserta adalah jadikan perjalanan safar ini sebagai sarana untuk mempersiapkan diri untuk menjadi Pemimpin Masa Depan. 
Menjadi Pemimpin adalah perintah Allah dan Rasulullah SAW. Maka kewajiban melatih diri menjadi Pemimpin juga menjadi wajib hukumnya.
Kembaranas semoga menjadi bekal menjadi pemimpin di masa depan bagi seluruh Penegak Jawa Tengah yang ikut serta.
Minimal ada 3 bekal yang harus dijalani oleh para Calon Pemimpin. Yaitu Sejarah, Geografi dan Sastra.
Sudah dua bekal yang dilaksanakan para delegasi yakni Sejarah dengan belajar dari Perjuangan Raden Intan dan Geografi dengan mengenal medan Tanah Air. Perjalanan dari beberapa Kota di Jawa Tengah dan melewati Beberapa Provinsi adalah bagian dari sarana mengenali tanah airnya. Semoga membawa Hikmah yang banyak..
Selamat mengikuti Kembaranas..
Datang sebagai Peserta dan Pulang sebagai Pemimpin. Insya Allah.
Fiiamanillah..Barakallahufiikum 

Selasa, 06 Oktober 2026

Catatan Kecil Islamic Youth Festival JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah Tahun 2026

Bidik Masa Depan dari Balik Busur Panah, Serunya Islamic Youth Festival 2026 JSIT Jateng di UNNES 6 Oktober 2026, 17:31 WIB Deretan atlet pelajar sedang fokus membidik sasaran target dalam lomba panahan di lapangan UNNES pada ajang Islamic Youth Festival 2026 yang digelar oleh JSIT Jateng.
FOKUS DAN KETENANGAN: Deretan atlet pemanah muda memusatkan konsentrasi membidik sasaran dalam kompetisi panahan pada perhelatan akbar Islamic Youth Festival 2026 di lapangan Fakultas Ilmu Olahraga UNNES, Semarang. Cabang panahan ini menjadi salah satu sarana utama JSIT Jateng dalam menumbuhkan ketangguhan mental dan prestasi pelajar. (Foto: Jatengdata)
SEMARANG, Jatengdata.com – Bayangkan Anda berada di tengah lapangan: suara napas yang tertahan karena tegang, tatapan tajam penuh fokus, lalu wuss! Anak panah pun melesat membelah udara menuju sasaran. Pengalaman memacu adrenalin ini menjadi salah satu cerita seru di lapangan panahan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (UNNES), Ahad (4/10/2026). Kemeriahan luring dari Islamic Youth Festival 2026 garapan Jaringan Sekolah Islam Terpadu JSIT Jateng ini sukses menyihir siapa saja yang hadir. Tak sekadar adu ketangkasan fisik, festival ini menjadi arena seru bagi ribuan pelajar untuk unjuk prestasi pelajar. Mulai dari asyiknya mengejar bola di lapangan futsal, merakit robotik, hingga merdunya lantunan tahfidz yang menyejukkan hati Dari Layar Koding hingga Keringat di Arena Keseruan kompetisi raksasa ini nyatanya tak hanya berpusat di Semarang, tetapi telah menggebrak sejak beberapa waktu sebelumnya melalui ruang daring. Sebanyak 9.870 pelajar antusias beradu kecerdasan dari balik layar saat mengikuti Olimpiade IPA, Matematika, IPS, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris. Puncaknya pecah akhir pekan lalu, ketika upacara pembukaan luring di Gedung Aula Prof. Kamiso UNNES meresmikan pertarungan bagi 1.081 peserta yang hadir langsung. Dalam sambutannya, Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Hananto Widhiaksono, S.Sos., S.Pd.Gr., merinci sebaran peserta. Ada 440 atlet beradu taktik di lapangan futsal, 274 pemanah muda melatih ketenangan, dan 146 seniman cilik mewarnai lomba menggambar,. Kemudian 144 peserta khusyuk di cabang tahfidz, menyusul 38 pelajar kreatif di ajang robotik serta 39 peserta di kompetisi koding. JSIT Jateng merancang penyebaran ribuan talenta ke berbagai cabang ini agar setiap anak bisa bersinar di bidangnya. Di hadapan pemerintah daerah, Hananto memaparkan visi besar di balik keseruan tersebut. “Membangun peradaban membutuhkan kekuatan fisik, oleh karena ada lomba panahan dan futsal. Di masa mendatang perlu ditambah cabang lomba olahraga lainnya. Selain kekuatan fisik, juga dibutuhkan spiritual yang kokoh, serta ilmu pengetahuan dan teknologi yang tepat guna. Oleh karenanya perlu adanya lomba tahfidz, olimpiade mata pelajaran, koding dan robotik,” ujar Hananto. Misi Berjenjang: Tiket Emas Menuju Nasional Bagi pelajar yang belum sempat berpartisipasi tahun ini, cerita serunya tak berhenti di sini. Pasalnya, kompetisi bergengsi yang memasuki edisi kedua sejak 2025 ini telah bertransformasi. Jika sebelumnya panitia hanya memusatkan pelaksanaan acara di Jakarta, kini mereka meramu atmosfer kompetisi agar makin menantang lewat sistem berjenjang dari daerah, wilayah, hingga nasional. “Ini agenda tahunan. Tahun 2025 itu sudah melaksanakan agenda IYF tapi dulu masih di pusat. Nah, ini tingkat wilayahnya,” beber Hananto kepada Jatengdata.com. Para jawara yang sedang unjuk gigi di UNNES ini akan membawa misi sebagai duta di tingkat nasional pada bulan November mendatang. “Ini berarti setiap tahun ya berjenjang. Nanti juara-juara dari sini akan dinaikkan ke naik ke pusat nanti bulan November,” tambahnya dengan nada optimistis. Menempa Karakter, Membangun Persahabatan Sejati Atmosfer kompetisi yang memadukan kekuatan jasmani dan intelektual ini memantik apresiasi tinggi dari pemerintah daerah. Sunarto, S.Pd., M.Pd., Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah yang mewakili Kepala Dinas, melihat ajang ini sebagai kawah candradimuka yang sempurna bagi anak muda. “Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah menyambut baik penyelenggaraan Islamic Youth Festival (IYF) ini. Even ini tidak sekedar ajang perlombaan, lebih dari itu ini adalah ruang belajar, ruang berkompetisi secara sehat, sekaligus membangun karakter mulia dan keberanian generasi muda,” sambut Sunarto. Lebih dari sekadar mengejar trofi, festival ini menawarkan cerita pengalaman dan relasi yang sangat berharga. Sunarto pun menitipkan pesan hangat yang pasti menyuntikkan semangat bagi siapa saja untuk ikut serta. “Oleh karena itu, saya berpesan kepada para peserta IYF agar tidak takut untuk berkompetisi, kompetisi yang fair. Jika hari ini menang tidaklah sombong, harus tetap rendah hati. Apabila belum juara janganlah patah semangat, masih ada kesempatan mendatang. Terkadang pengalaman dan persahabatan memiliki nilai yang tidak kalah penting dari sekedar menjadi juara,” pesan Sunarto. Desingan anak panah di lapangan panahan FIK UNNES dan riuhnya lapangan futsal hari itu baru mengawali sejarah panjang. Daya tarik luar biasa perhelatan Islamic Youth Festival 2026 sukses mengumpulkan 10.987 peserta luring dan daring. Hal ini sekaligus membuktikan statusnya sebagai magnet bagi generasi muda. Berbekal prestasi pelajar yang berkarakter, bibit-bibit unggul dari JSIT Jateng ini bersiap melesat ke kancah nasional. Kontributor: Raihan Dwi Aziel Aziz Editor: Agung S Bakti

Sabtu, 03 Oktober 2026

Antara Usia dan Masa (Refleksi Milad 41)

Lihat dedaunan kekeringan jua
Gugur dibawa sang bayu
Layu tak berguna
Jiwa manusia di arus usianya
Kesalan tiada makna
Seandai tiba masa
Putaran roda kehidupan
Penuh warna-warna kesamarannya
Jika kabur di perjalanan
Sesat penghujungnya
Sedari masa berbeza
Berdetik usia kita
Janganlah terlena
Hingga ke akhirnya
Sujud pada yang Satu
Teguh keyakinanmu
Lenturkan keimanan
Kasihmu kepada-Nya
Tuhan yang satu
 
Diatas adalah lirik lagu "Usia antara Masa" yang disenandungkan oleh Kelompok Nasyid Saujana. Sebuah Nasyid yang bercerita tentang sebuah peringatan (dakwah) betapa cepatnya waktu berlalu. Kehidupan manusia diibaratkan seperti daun yang tadinya hijau kemudian mengering, gugur, dan layu tak berguna. Lagu ini mengajak pendengar untuk memanfaatkan usia dan sisa waktu yang ada dengan memperteguh keimanan serta bersujud kepada Allah SWT sebelum ajal menjemput, agar tidak ada penyesalan di akhir hayat.
Hari ini adalah hari diri ini lahir 41 tahun yang lalu..sebelum subuh saat bangun tidur sudah diberikan ucapan selamatkan milad dan sesudah shalat Subuh berjamaah di Masjid, sambil duduk menunggu Kopi diberi Hadiah sepatu Olahraga. Sebuah Hadiah untuk mengingatkan Saya agar lebih banyak berolahraga untuk menjaga kebugaran serta menjaga Massa otot yang semakin menurun akibat bertambahnya usia.
Setelahnya bertambah Hadiah dari anak-anak..hasil karya mereka..alhamdulillah.
Semoga Bertambahnya usia semakin meningkat keimanan kepada Allah SWT.

Kamis, 01 Oktober 2026

Doa Bersama Jelang IYF JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah Tahun 2026

Sambutan Ustadz Hananto

 ٢٩. يَسْأَلُهُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ كُلَّ يَوْمٍ هُوَ فِي شَأْنٍ 
 29. Semua yang ada di langit dan bumi selalu meminta kepadaNya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan.

Agenda Islamic Youth Festival ( IYF) merupakan sebuah Rangkaian Kolaborasi dari Struktur JSIT Daerah, Sekolah, Orang Tua siswa dan berbagai Pihak yang kita mintai bantuan dalam Sukses IYF di Tingkat Daerah. Sebagai sebuah Gerakan Pendidikan,  kita alhamdulillah senantiasa bergerak dengan bekal semangat membangun bangsa dalam dakwah Pendidikan ini. 
Semoga JSIT selalu bisa menginspirasi dan berinovasi dalam kegiatan yang kita laksanakan. 
Mohon berkenan kepada Ustadz Edi Purlani, S.Pd untuk memimpin Doa Keluarga Besar JSIT Indonesia Jawa Tengah. Doa Sukses ini untuk IYF ini secara Khusus dan juga kegiatan lain yang akan kita laksanakan.
Taujih Ustadz Edi Purlani 
 Malam jumat Adalah sayyidul ayyam. Maka sangat tepat kita berdoa dalam malam jumat ini. Kunci kehebatan para sahabat dan umat Islam hingga saat ini ada 3. Generasi khoirul qurun, generasi terbaik karena memiliki tiga hal yakni Iman yang kokoh, pemahaman yang mendalam terhadap alquran. inilah proses Pendidikan yang utuh yang sanggup menyelesaikan problematika ummat. Pendidikan tersebut berlandaskan dengan pemahaman utuh. Para sahabat yang paham alquran juga merupakan para sahabat yang memiliki qawwiyul jism.badan yang sehat dengan makanan terbaik sehingga kekuatan fisiknya terbangun baik ditambah dengan kekuatan spiritual yang tinggi. Lihat para sahabat yang jago gulat, Umar bin Khattab, sahabat Saad bin Abi Waqash seorang pemanah ulung, Al Barra bin Malik, ahli senjata tombak, sahabat Kholid bin Walid ahli pedang dan semua senjata pada zaman tersebut. Inilah pribadi yang utuh. Kompetensi akademik dan non akademik benar-benar dimiliki para sahabat. 
beberapa hal yang harus diniatkan dalam mengikuti IYF Adalah:
1. Luruskan niat, bahwa IYF Adalah sarana beribadah, bukan hanya sekedar kompetisi. 
2. IYF Adalah forum untuk menguatkan ukhuwah dan kolaborasi. Taaruf, tafahum dan takaful antarsesama peserta IYF. 
3. IYF sarana untuk menyempurnakan ihtiar dengan doa Bersama pada malam hari ini.

Rabu, 30 September 2026

Partisipasi Mapsi menuju Prestasi dan Inspirasi tahun 2026

Tiga belas Prajurit SMP IT Tsamrotul Fuad Pemalang ikut berpartisipasi dalam Agenda Lomba Mata Pelajaran dan Seni Islami (MAPSI) yang dilaksanakan hari ini Rabu, 30 September 2026 di SMPN 2 Taman dan SMPN 3 Taman.
Semoga Partisipasi ini meraih Prestasi dan inspirasi bagi Siswa kami secara khusus dan SMP IT Tsamrotul Fuad Pemalang secara umum. Aamiin ya rabbal aalaamiin.

Senin, 28 September 2026

Regu Putri SMP IT Tsamrotul Fuad Lead to LT 3

Regu Putri SMP IT Tsamrotul Fuad Lead to LT 3
Alhamdulillah, pada ajang Lomba Tingkat 2 Kwarran Pemalang, dua Regu Pangkalan SMP IT Tsamrotul Fuad Pemalang meraih Prestasi yang membanggakan.
Regu Putra Meraih Tergiat III Dan Regu Putri meriah tergiat II. Atas Raihan tersebut, maka Regu Putri SMP IT Tsamrotul Fuad akan melaju ke Lomba Tingkat III di tingkat Kwarcab Pemalang pada tanggal 30 Oktober-1 September 2026 mendatang di Buper Sikucing Moga Kabupaten Pemalang.
Selamatkan atas prestasi ini dan semoga berprestasi kembali di LT III.
Aamiin ya rabbal aalaamiin 
Ka Kwarran Pemalang Kak Salafudin Berfoto bersama Para Pinru Peserta LT 2.
Pinru Regu Putra ( Mas Devan)SMP IT Tsamrotul Fuad menerima Piala Tergiat III
Pinru Regu Putri (Mbak Askana) menerima Piala Tergiat II.



Senin, 14 September 2026

"Tenji" to get Calm, Confident, Struggle and Strong.

Tenji adalah cara baca untuk ten (10) dan huruf G (ji). Hingga hari ini setahu kami, teknologi akses internet tanpa kabel masih berada dalam 5G. Lah ini 10G seberapa besar kecepatannya? Tentu sangat cepat bukan?
Nah kekuatan yang sangat cepat dapat diperoleh dari Yang Maha Cepat dan Maha Perkasa.
Siapa lagi kalau Bukan Allah SWT.
Kalau hubungan kita dengan Allah baik maka tentunya kita akan mampu lebih Tenang (Calm), lebih punya daya juang (Struggle) dan tentu lebih Percaya diri ( Confident).
Hubungan dengan Allah dapat kita sambungan dengan Dzikir. Dan Dzikir mampu membuat kita lebih tenang, lebih punya daya jangan menghadapi kecemasan atau anxiety serta lebih Percaya diri karena karena kita punya beking Rabb Semesta Alam Yang Maha Kuasa dan Maha Perkasa. Tentunya dengan hubungan kita dengan Allah membuat kita lebih kuat ( Strong) pula walau pun kita punya berbagai kelemahan dan keterbatasan.

Berani Bermimpi Merancang Masa Depan

Kata seorang Syaikh Dakwah "mimpi hari ini adalah kenyataan esok hari". Apa yang kita mimpikan untuk masa depan kita Insya Allah akan tercapai selama kita tetap berada dalam mimpi (tujuan) yang hendak kita capai. Syarat pencapaiannya adalah Kita senantiasa berupaya menuju ke sana dengan penuh harapan akan tercapainya tujuan tersebut. Langkah Demi langkah kita persiapkan dengan tahapan yang jelas dan senantiasa memohon pertolongan Allah SWT.
Tentunya bukan sebagaimana tulisan di belakang Truk yang terkadang kita baca "barisan kurang tidur, banyak mimpi". Walau terkadang hal itu ada benarnya. Seorang supir truk.mungkin banyak mimpi yang ingin ia capai oleh sebab itu mereka mengurangi tidur mereka dengan bekerja siang dan malam untuk cita-cita terbaik bagi dirinya, istrinya, anak-anak mereka untuk masa depan yang lebih baik.
Nah, kita perlu bekerja dengan cerdas dalam mencapai mimpi-mimpi kita. Bagaimana bekerja dengan cerdas? Kata Rasulullah untuk dapat bekerja dengan cerdas maka ada dua hal yang bisa kita lakukan.
Pertama, Manajemen Urusan kita tersebut dengan rapi. ( Munazhomun fii syuunihi). Ada Program dan Langkah yang kita susun. Bukan sekedar air mengalir namun benar-benar kita hitung. Ada sebuah pepatah, "barangsiapa gagal merencanakan sama saja dengan merencanakan kegagalan".
Kedua, Upayakan amal (program) yang kita lakukan punya dampak yang jelas, bermanfaat, berdampak untuk masa depan kita. Baik masa depan di Dunia maupun masa depan kita di akhirat. Artinya amal yang kita lakukan nilainya panjang hingga kehidupan abadi kita. Jadi bukan sekedar jangka pendek dan tak punya nilai ibadah hanya duniawi semata.
Oleh sebab itu pantaslah Allah menyampaikan dalam sebuah Ayat dalam Q.S. Al Hasyr ayat 18

(يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ) [Al-Hasyr: 18] 

Lighod adalah agenda-agenda masa depan yang harus dirancang dengan sebaik-baiknya.
Wallahu a'lam

Minggu, 13 September 2026

Selamat Raker Para Punggawa FOSIT Jateng!

Alhamdulillah, hari Ahad ini, Para Punggawa FOSIT Jateng Melaksanakan Rapat Kerja pengurus Masa Bakti 2026-2027.
Agenda ini dihadiri oleh Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah Ust. HanantoWidhiaksono S.Sos., S.Pd , Ketua Bidang 2 BPGS Ust. Wasis Pambudi, S.Pd., M.Pd dan Kepala SMAIT Nur Hidayah Ust. Muhammad Ihsan Fauzi, S.Si., M.M.
Dalam Sambutannya Ustadz Wasis berpesan agar Program Kerja yang dibentuk menggunakan pola SMART.

S- Specific: Spesifik, jelas targetnya  
M - Measurable: Bisa diukur  
A- Achievable: Bisa dicapai  
R - Relevant: Relevan dengan tujuan besar  
T- Time-bound: Ada batas waktu

Ustadz Hananto Berpesan agar Pembuatan Program Kerja bersifat Cerdas sebagaimana yang Rasulullah Sampaikan. Orang cerdas adalah Orang yang selalu merancang dan manajemen kehidupannya agar amal tersebut bernilai jangka panjang dan bahkan bermanfaat hingga akhirat kelak.

Mas Arga Ketua FOSIT berharap Program Kerja yang dibentuk untuk satu tahun kedepan adalah program yang sesuai dengan AD ART FOSIT, mampu membangun jaringan yang lebih luas.
Sambutan Ustadz Hananto Widhiaksono 
Sambutan Ketua Pelaksana Raker Mas Afnan dan Ketua FOSIT Arga (Depan Laptop)
Foto salah satu sudut SMA IT Nur Hidayah Putri tempat lokasi Raker yang bisa digunakan untuk terapi ikan.




Jumat, 11 September 2026

BBPVP Semarang, Mari berkolaborasi!

Salah satu Sarana membangun Peradaban adalah dengan menjalin Silaturahim.
JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah menjalin Silaturahim dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktifitas Semarang.
Agenda ini dilaksanakan pada hari Senin, 7 September 2026.
Rombongan JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah diterima dengan hangat oleh Bapak Kepala BBPVP Bapak Fikri Kurniakiki, B.Eng., M.Si.
Agenda Silaturahim ini bertujuan untuk menjajaki Sinergi Program yang bisa dilakukan oleh JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah dengan BBPVP Semarang di bawah Kemenaker RI.
Perlu diketahui, saat ini JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah telah memiliki Anggota Sebanyak 468 Sekolah ditambah 116 Yayasan Pengelola SIT yang tersebar di 35 Kota Kabupaten se Jawa Tengah.
Kami sempat mengelilingi beberapa Fasilitas yang ada Di BBPVP. Sungguh Fasilitas yang lengkap dan terawat dengan baik. Bagi para peserta pelatihan saya yakin akan kerasan. 
Inilah beberapa Foto saat Kami berkunjung ke Fasilitas Pelatihan di BBPVP
Mencoba Karya Desainer Pelatihan Fashion Style BBPVP. Ini dokter? Atau personil The Matrix versi Putih?
Venue Master Chef? Bukan!! Ini adalah tempat Pelatihan Cooking Class di BBPVP
Us Dewi Sangat ingin mencicipi kue Karya Peserta Pelatihan tapi Takut...
BBPVP ternyata juga menjadi Salah Satu Tuan Rumah MTQ Nasional Ke 21. Walau baru akan dimulai Sabtu Besok, Photobooth MTQ sudah terpasang rapi. Jadilah lokasi Pengambilan Foto Kami.

Sukses untuk BBPVP semoga Semakin berjaya mengantarkan para Unemployment di Indonesia untuk memiliki Skill, Reskilling bahkan Up Skilling. Aamiin ya rabbal aalaamiin.

Safari Silaturahim JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah--Yayasan Perguruan Al Islam Kudus

JSIT INDONESIA WILAYAH JAWA TENGAH mengadakan Audiensi dengan Yayasan Perguruan Al Islam Kudus pada Hari Rabu, 9 September 2026.
Rombongan JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah sebanyak 6 orang diterima dengan sangat hangat oleh Yayasan Perguruan Al Islam Kudus oleh Pembina Yayasan, Pengurus Yayasan serta Kepala Unit Sekolah dibawah Al Islam Kudus serta Pengurus JSIT Indonesia Daerah Kudus.
Agenda dimulai pada pukul 10.00 s.d. 14.00 WIB. Banyak Hal yang didiskusikan dalam agenda Silaturahim. Beberapa diantaranya adalah Agenda Wakaf Tanah Gedung Kesekretariatan JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Tentang Keanggotaan di SIT di Yaysan Perguruan Al Islam Kudus, Serta proses pembangunan Gedung SMA IT Al Islam Kudus.

Jajaran Pengurus Yayasan Perguruan Al Islam Kudus 
Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah saat memberikan Sambutan didampingi Sekretaris dan Bendahara Wilayah.

Karena sudah sampai di Kudus, tak lupa Kami berziarah Ke Makam Sunan Kudus dan Masjid Al Quds di Kudus.

Semoga seluruh Agenda Masa Depan JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah dan juga Yayasan Perguruan Al Islam Kudus dimudahkan dan diberkahi oleh Allah SWT.

Selasa, 25 Agustus 2026

Bali Ndeso, Mbangun Deso

Sembilan November 2026 mendatang ada hajatan penting di 173 desa se-Kabupaten Pemalang. Dalam hajat penting ini, Qadarullah saya diamanahi sebagai Panitia Pilkades Taman Tahun 2026.
Sebagai Bidang Pendaftaran Pemilih, Saya bertugas untuk memastikan para Pemilih yang memiliki Hak Pilih dalam pilkades tersebut. Dari DPPPP ( Data Penduduk Pemilih Potensial Pemilu) menjadi DPS ( Daftar Pemilih Sementara) sampai menjadi DPT ( Daftar Pemilih Tetap).
Baru pertama kali saya bertugas sebagai Panitia Pilkades. Selama ini saya hanya bertugas sebagai sekretaris RT, kemudian terpilih sebagai Ketua RW hingga sekarang menjadi bagian dari Pilkades.
Pada masa kecil Saya, ada sebuah Film Serial berjudul "Bali Ndeso, Mbangun Deso". Sebuah film tentang kehidupan desa di Jogja yang menggambarkan bagaimana uniknya hidup di desa di Jawa yang penuh kelucuan, perjuangan, kesederhanaan serta keindahan tentunya. Terkadang saya membayangkan diri saya sebagai apa dalam kehidupan desaku. Apakah sebagai Pak Bina yang bijak, Den Baguse Ngarso tokoh pribadi kaya namun gumedhe, tokoh Pak Sronto yang sederhana dan apa adanya atau yang lain..namun seingat saya 3 inilah tokoh yang mencerminkan kehidupan desa secara umum.
Semoga Saya bisa menjalankan tugas sebagai Panitia Pilkades dengan sebaik-baiknya. Aamiin ya Rabbal aalaamiin.

Foto Bersama Para Petugas Pantarlih setelah Bintek Pantarlih Pilkades Taman Tahun 2026
Potongan Awal Film Mbangun Desa
Ternyata beberapa Kawanpun ikut kontestasi Pilkades di 9 November besok. Semoga semuanya diberikan yang terbaik. Menjalankan amanah butuh kefahaman, keikhlasan dan Kesungguhan, apalagi untuk melayani ummat. Pemimpin sudah harus selesai dengan dirinya sendiri ketika harus melayani orang lain..wallahu A'lam 

Kamis, 16 Juli 2026

Menuju IYF 2026

JSIT INDONESIA WILAYAH JAWA TENGAH mempersiapkan diri menuju perhelatan Akbar Islamic Youth Festival 2026.
Secara berkesinambungan, Koordinasi JSIT Indonesia Wilayah dan JSIT Indonesia Daerah dikuatkan. 
Kemarin dilaksanakan Rakor Online Agenda Temu Bidang 3 JSIT Indonesia Daerah se Jawa Tengah.
Dan hari ini, Kami melaksanakan Rakor secara Offline bertempat di Gedung Perpustakaan SDIT Bina Insani Kota Semarang.
pasca Rakor kami mensurvey beberapa Tempat yang akan kami gunakan sebagai venue kegiatan IYF baik BBPMP, UNDIP, dan GOR JATIDIRI. Waktu pulalah yang membatasi kami, akhirnya pukul 17.26 WIab kota putuskan menyelesaikan Survey dan akan dilanjutkan Sabtu besok.

TOF SOT-HGN-Silaturahim Ma'had Aly IbnuAbbas

Alhamdulillah, mengawali bulan November dengan beberapa Kegiatan untuk kemajuan Dakwah Pendidikan di Jawa Tengah. Membuka dan me...