Sabtu, 04 April 2026

Halal bi Halal MKKS SMP se- Kab. Pemalang 1447 H

Mauidzah Hasanah K.H. Zaenal Mustofa
Bapak K.H Zaenal Mustofa dalam mauidzah hasanah menyampaikan beberapa hal sebagai berikut:
ALLAH SWT menciptakan makluk dalam beberapa tahapan:
1. Al jafada (benda2 mati)
2. An nabata(tumbuhan2an)
3. Al hayawana(hewan2)
4. Al insan ( manusia) 

Manusia punya rasa, punya akal, dan punya keluhan kesah.
Tugas manusia di dunia dalam kitab Bidayatul Hidayah ( Syarah Kitab Imam Ghazali) ada dua yaitu:
1. Iqamatul Ubudiyyah (mendirikan Ibadah)
2. Imaratul Ardh (menjaga bumi) 

Tugas pertama manusia adalah untuk beribadah kepada Allah  SWT. Ibadah yang mengikuti apa yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
Dua jenis Takbir idul Fitri. Takbir sebelum maghrib dan takbir setelah imam melaksanakan Shalat ied. Sering masyarakat awam salah paham. Maka butuh ilmu untuk mengetahui hal ini.
Pendidikan berkualitas adalah yang mampu membangun karakter para peserta didik dan gurunya agar mempunyai nilai islami pada seluruh jiwa dan raganya.
Cahaya yang ada dalam hati dari orang yang dikhususkan Allah adalah ketika menyampaikan sesuatu sudah terpancar cahayanya terlebih dahulu. Sehingga cahaya itu sudah menerangi para muhib yang diajar. Namun cahaya ini muncul dari taqarrub guru kepada Allah. Tidak mungkin seorang Guru yang tidak bertaqarrub ilallah menjadi guru yang mampu memancarkan ilmunya..
Arahan Bapak Bupati Pemalang Bapak Anom Widiyantoro, S.E, M.M 
1. Permohonan maaf dari Bapak Bupati selama memimpin Pemalang
2. Terima kasih atas kerja-kerja Bapak Ibu KS di bidang Pendidikan.
3. Pendidikan saat ini sangat terpengaruh oleh Handphone yang berada di tangan para siswa. Pornografi berada sangat mudah dijangkauan tangan anak-anak kita. Maka mari kita jaga dari gangguan hal tersebut agar terwujud Generasi Emas Indonesia dari Kabupaten Pemalang. 
4. Tetaplah semangat untuk mendidik. Kami bersiap untuk membangun berbagai Ruang Publik yang membuat kegiatan para siswa dan masyarakat bisa terpantau dengan mudah. 
5. Inilah era disruption. Geopolitik luar biasa pengaruhnya. Perang saat ini bukan berbasis orang namun berbasis AI (artifisial inteligent).
6. Terima Kasih kepada para ulama yang menjaga ketauhidan dan keimanan masyarakat.
7. Isu-isu terkait mutasi KS adalah sesuatu hal yang biasa. 


Jumat, 03 April 2026

Safari Silaturahim JSIT Indonesia Daerah Kota Semarang

JSIT Indonesia Daerah Kota Semarang melaksanakan Kegiatan Halal bi Halal dan Sosialisasi Pengurus JSIT Indonesia Daerah Baru Kota Semarang pada Hari Jumat, 3 April 2026. Tema HBH ini adalah " Merajut Silaturahmi, Meneguhkan Kolaborasi, Mendidik Generasi Rabbani"
Ketua JSIT Indonesia Daerah Kota Semarang Ustadz Kasman, M.Pd menyampaikan Undangan untuk JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah. Ustadz Kasman mengingatkan saya pada salah satu tokoh Sejarah Nasional Indonesia yaitu Mr. Kasman Singodimejo yang merupakan aktivis Islam Muhammadiyah, Ahli Hukum dan juga seorang panglima Lapangan saat revolusi perjuangan mempertahankan Kemerdekaan RI.
Saya Hadir memenuhi Undangan sebagai wujud penghormatan kepada salah satu JSIT Indonesia Daerah dengan Jumlah Anggota SIT terbanyak di Jawa Tengah. Maka JSIT Kota Semarang layak berbesar hati dan bangga menjadi unsur penguat barisan di JSIT ini.
Kuatnya barisan selain dari banyaknya jumlah tentunya juga dari kualitas dan kompetensi Anggota. Ingatlah Sahabat Umar yang dimintai oleh sahabat Amru bin Ash untuk mengirim bantuan pada saat perang menghadapi Persia. Maka dikirimkan 4 orang. Dan pesan pada salah satu pasukan tersebut bila ditanya Panglima Amru bin Ash Maka jawablah satu dari kami mewakili 1000 orang. Karena Permintaan Panglima Amru bin Ash memang 4.000 pasukan. Semoga guru dan pengurus JSIT Indonesia Daerah Kota Semarang juga seperti itu.
Pesan untuk para pemegang amanah di Struktur JSIT Indonesia Daerah Kota Semarang adalah bersungguh-sungguhlah. Wajaahidufillahi haqqa jihadih..bagi pengurus yang mendapat amanah dengan kompetensi yang berbeda dengan kemampuan kita Maka itulah kesempatan belajar. Bagi pengurus yang mendapat amanah dengan kompetensi yang sesuai Maka itulah tempat untuk beramal sempurna.
Semoga dimudahkan dalam menjalankan amanah tersebut..aamiin ya rabbal aalaamiin.
Terakhir disampaikan agar struktur JSIT Daerah berupaya untuk mengoptimalkan peran anggota dengan lebih tertib dalam sistem organisasi kita seperti dalam iuran anggota, melaksanakan Kegiatan partisipasi dalam setiap kegiatan di tingkat wilayah maupun daerah sehingga Gerakan Dakwah di bidang pendidikan ini semakin tumbuh dan berkembang. Salah satunya adalah adanya Kantor Sekretariat yang kemarin didatangi Ustadz Kasman dan disalami 3x tidak dijawab sehingga akhirnya langsung ditinggalkan. Serta mohon kehadirannya dalam Halal bi Halal JSIT Indonesia Wilayah 11 April 2026 mendatang.
Setelah Agenda HBH, Kami berkunjung ke Rumah Sakit Islam Sultan Agung untuk menjenguk Ustadz Siswadi. Ustadz Siswadi adalah Pengurus Bidang Kelembagaan dan Orangtua Masa Bakti 2022-2025. Segera Sembuh Ustadz Siswadi.

Senin, 23 Maret 2026

Mudik 1447 H/ 2026 M ( Seri 3)

Hari ketiga kita berwisata Ke pantai Klayar. Salah satu destinasi wisata favorit di Pacitan. Dari rumah, jarak perjalanan sekitar 18 km.








Mudik 1447 H/ 2026 M ( Seri 3)

Hari ketiga kita berwisata Ke pantai Klayar. Salah satu destinasi wisata favorit di Pacitan. Dari rumah, jarak perjalanan sekitar 18 km.








Mudik 1447 H/2026 M (seri 2)

Hari Kedua ( Ahad, 22 Maret 2026)
Berpagi hari dengan Shalat Subuh di Masjid Kenangan Al Huda. Masjid yang sudah lebih megah dibanding tahun 2011 ketika melamar Sang Kekasih. Kekasih yang kemudian menjadi Ibu bagi anak-anak kami.
Setelah Bersih diri dan sarapan, Kami berjalan-jalan di sekitar rumah Mbah Uti. 
Sambil menunggu budhe Bayu dari klaten Hadir untuk kemudian Silaturahim Keluarga ke pakdhe dan budhe.
Malam harinya,  kami bergerak menuju Alun-alun Pacitan. Shalat Isya di Masjid Darul Falah Pacitan dan kemudian bermain hingga pukul 08.00 kemudian berfoto bersama di Titik 0 Pacitan.



Minggu, 22 Maret 2026

Mudik 1447 H/2026 M

Setelah hampir 24 Purnama, akhirnya Kami Sekeluarga bisa kembali menjadi Kafilah arus Mudik 2026 M/1447 H. 
Jawa Timur tepatnya Kabupaten Pacitan, Kecamatan Punung Desa Krajan Tengah adalah tujuan kami.
Berangkat dari Kabupaten Pemalang pukul 11.30 Kami harus terhenti di Kota Pekalongan karena Mendapat warning dari Mobil Xenia sudah harus maintenance oli mobil. Setelah diskusi dengan mekanik mas Ryan, mobil selain ganti oli juga harus servis ringan bahkan kampas rem mobil juga harus diganti. Akhirnya kami menunggu kurang lebih 1,5 jam untuk perbaikan. Keamanan berkendara sangat kami perhatikan mengingat jauhnya perjalanan. Namun alhamdulillah para bocah tidak terlalu berisik karena ada fasilitas kidz Corner yang membuat para bocah sibuk bermain. 
Mas Ryan sendirian mengerjakan mobil Xenia karena memang hari itu adalah hari lebaran. Hanya dua petugas di Bengkel yaitu mas Ryan dan Seorang sekuriti. Alhamdulillah.
Tepat pukul 15.00 mobil selesai diservis. Kami melanjutkan perjalanan menuju Pacitan. Hujan deras mengguyur sejak kami berada di Tol Bawen hingga Boyolali. Masuk Solo alhamdulillah hujan sudah reda. Kami makan malam di Kartasura dengan menu Bebek Goreng di Bebek Goreng Pak Kabul di Waktu Maghrib karena depan warung tepat Masjid dan terdengar Adzan. Alhamdulillah anak-anak puas dengan taste Bebek gorengnya. Warung Ramai sekali karena banyak warung Bebek goreng yang tutup malam itu.
Perjalanan berlanjut ke Pacitan. Kami berhenti sebentar di POM Bensin untuk Shalat Jamak Maghrib dan Isya di Wonogiri. Alhamdulillah tepat pukul 23.30 kami sampai di Punung.

Kamis, 26 Februari 2026

Dialog Interaktif bersama DPD RI Bapak Dr. H. Muhdi, S.H., M.Hum

JSIT INDONESIA WILAYAH JAWA TENGAH mendapat Undangan dari DPD RI dalam kegiatan Dialog Interaktif bersama DPD RI Bapak Dr. H. Muhdi, S.H., M.Hum dengan tema Pemantauan dan Evaluasi Terhadap Rancangan Peraturan  Daerah dan Peraturan Daerah terkait Penyelenggaraan Pendidikan.
Pertama Kali saya mengetahui Kantor DPD RI di Jawa Tengah tepatnya di Jalan Imam Bonjol Kota Semarang.
FGD ini mengambil beberapa Narasumber Tokoh Pendidikan Jawa Tengah yakni:
1. DR. MUHDI, S.H., M.HUM
2. DR. SADIMIN, S.Pd., S.Sos., S.I.Pem., M.Eng.
3. Prof. DR. RUSTONO, M.Hum 
4. NURWIYONO SLAMET NUGROHO, S.PD., M.PD
5. PROF. DR. NUR KHOIRI, S.PD., M.PD., M.T.


Berikut adalah Paparan para Narasumber tersebut dalam FGD kali ini:
1. DR. MUHDI, S.H., M.HUM
2. DR. SADIMIN, S.Pd., S.Sos., S.I.Pem., M.Eng.
A. Penyelenggaraan Pendidikan Menengah dan khusus di Jawa Tengah. Perdana no 1 tahun 2019.
B. Kurikulum Lokal provinsi
C. Proses pemindahan tugas Guru dan Tendik.
D. Proses Perijinan pendirian sekolah yang dikelola masyarakat. Juknis tanah saat ini harus milik yayasan sekarang diusulkan agar direvisi boleh sewa.
E. Proses pembinaan Sastra
F. Perda no 3. Tahun 2019 Proses SPMB. 
G. Sekolah terintegrasi 60 hektar dari SD, SMP, SMA, SMK. Adakah daerah yang siap?
H. Sekolah semi Boarding
3. Prof. DR. RUSTONO, M.Hum 
Kondisi tata kelola ASN masih menyisakan masalah terkait distribusi yang tidak merata. Usul diadakan lagi seleksi CPNS.
Rotasi tinggi.
Keefektifan perlindungan guru masih banyak tantangan.
Pengembangan kompetensi berkelanjutan melalui TpG
Supervisi Guru efektif melalui Pengawas dan KS.
Aspirasi dan rekomendasi perguruan swasta menguatkan manajemen tata kelola Guru di sekolah swasta. Kompetensi guru profesional dikuatkan.
Guru BK Hebat.
Tata kelola Pendidikan Swasta dibantu.
4. NURWIYONO SLAMET NUGROHO, S.PD., 
Bercerita tentang best practice di Kota Magelang.
5. PROF. DR. NUR KHOIRI, S.PD., MT
Pemerintah menghapus SR dan SG.
Generasi hebat hanya akan lahir melalui proses pendidikan yang Mantap, proses pendidikan yang Mantap berasal dari Guru yang Hebat. 
( Profesional, terlindungi dan Sejahtera)

Tanya Jawab:
Pak Slamet MKKS Kota Semarang.
Inklusifitas dan kesetaraan Pendidikan (sekolah) maka tak perlu ada sekolah-sekolah unggulan.

Pak Hadi dari BMPS. 
Menyampaikan tentang Program Unit layanan Disabilitas (ULD). Yurisprudensi..adanya perda menumbuhkan inovasi. Namun Perda hanya berupa copas. 
Usul Sentralisasi pada Bidang Pendidikan.

Dikdasmen Muhammadiyah: guru bahasa Inggris di SD diserahkan ke guru kelas mohon diatur agar tak terjadi mal praktek.
Keberpihakan terhadap sekolah swasta dalam SDM agar diperhatikan.
Sekolah swasta menahan ijazah. Karena memang kebutuhan swasta yang untuk menguatkan lembaga.
Jangan ada kastanisasi Guru.

Agus SMK
SPMB rasa pilpres di 10 tahun terakhir. Namun alhamdulillah tahun ini adem ayem karena patuh pada sistem. Sistem yg senantiasa diperbaiki.
Validator rapot melalui TKA.
Kuota di SMK untuk Domisili Dinaikkan. Prestasi berbasis puspresnas.
Kuota untuk Karyawan terpayungi di pergub di kuota afirmasi.
Penjurusan kembali di SMA.


 

Halal bi Halal MKKS SMP se- Kab. Pemalang 1447 H

Mauidzah Hasanah K.H. Zaenal Mustofa Bapak K.H Zaenal Mustofa dalam mauidzah hasanah menyampaikan beberapa hal sebagai berikut: ...