Hananto Widhiaksono
Senin, 23 Maret 2026
Mudik 1447 H/ 2026 M ( Seri 3)
Hari ketiga kita berwisata Ke pantai Klayar. Salah satu destinasi wisata favorit di Pacitan. Dari rumah, jarak perjalanan sekitar 18 km.
Mudik 1447 H/ 2026 M ( Seri 3)
Hari ketiga kita berwisata Ke pantai Klayar. Salah satu destinasi wisata favorit di Pacitan. Dari rumah, jarak perjalanan sekitar 18 km.
Mudik 1447 H/2026 M (seri 2)
Hari Kedua ( Ahad, 22 Maret 2026)
Berpagi hari dengan Shalat Subuh di Masjid Kenangan Al Huda. Masjid yang sudah lebih megah dibanding tahun 2011 ketika melamar Sang Kekasih. Kekasih yang kemudian menjadi Ibu bagi anak-anak kami.
Setelah Bersih diri dan sarapan, Kami berjalan-jalan di sekitar rumah Mbah Uti.
Sambil menunggu budhe Bayu dari klaten Hadir untuk kemudian Silaturahim Keluarga ke pakdhe dan budhe.
Malam harinya, kami bergerak menuju Alun-alun Pacitan. Shalat Isya di Masjid Darul Falah Pacitan dan kemudian bermain hingga pukul 08.00 kemudian berfoto bersama di Titik 0 Pacitan.
Minggu, 22 Maret 2026
Mudik 1447 H/2026 M
Setelah hampir 24 Purnama, akhirnya Kami Sekeluarga bisa kembali menjadi Kafilah arus Mudik 2026 M/1447 H.
Jawa Timur tepatnya Kabupaten Pacitan, Kecamatan Punung Desa Krajan Tengah adalah tujuan kami.
Berangkat dari Kabupaten Pemalang pukul 11.30 Kami harus terhenti di Kota Pekalongan karena Mendapat warning dari Mobil Xenia sudah harus maintenance oli mobil. Setelah diskusi dengan mekanik mas Ryan, mobil selain ganti oli juga harus servis ringan bahkan kampas rem mobil juga harus diganti. Akhirnya kami menunggu kurang lebih 1,5 jam untuk perbaikan. Keamanan berkendara sangat kami perhatikan mengingat jauhnya perjalanan. Namun alhamdulillah para bocah tidak terlalu berisik karena ada fasilitas kidz Corner yang membuat para bocah sibuk bermain.
Mas Ryan sendirian mengerjakan mobil Xenia karena memang hari itu adalah hari lebaran. Hanya dua petugas di Bengkel yaitu mas Ryan dan Seorang sekuriti. Alhamdulillah.
Tepat pukul 15.00 mobil selesai diservis. Kami melanjutkan perjalanan menuju Pacitan. Hujan deras mengguyur sejak kami berada di Tol Bawen hingga Boyolali. Masuk Solo alhamdulillah hujan sudah reda. Kami makan malam di Kartasura dengan menu Bebek Goreng di Bebek Goreng Pak Kabul di Waktu Maghrib karena depan warung tepat Masjid dan terdengar Adzan. Alhamdulillah anak-anak puas dengan taste Bebek gorengnya. Warung Ramai sekali karena banyak warung Bebek goreng yang tutup malam itu.
Perjalanan berlanjut ke Pacitan. Kami berhenti sebentar di POM Bensin untuk Shalat Jamak Maghrib dan Isya di Wonogiri. Alhamdulillah tepat pukul 23.30 kami sampai di Punung.
Kamis, 26 Februari 2026
Dialog Interaktif bersama DPD RI Bapak Dr. H. Muhdi, S.H., M.Hum
JSIT INDONESIA WILAYAH JAWA TENGAH mendapat Undangan dari DPD RI dalam kegiatan Dialog Interaktif bersama DPD RI Bapak Dr. H. Muhdi, S.H., M.Hum dengan tema Pemantauan dan Evaluasi Terhadap Rancangan Peraturan Daerah dan Peraturan Daerah terkait Penyelenggaraan Pendidikan.
Pertama Kali saya mengetahui Kantor DPD RI di Jawa Tengah tepatnya di Jalan Imam Bonjol Kota Semarang.
FGD ini mengambil beberapa Narasumber Tokoh Pendidikan Jawa Tengah yakni:
1. DR. MUHDI, S.H., M.HUM
2. DR. SADIMIN, S.Pd., S.Sos., S.I.Pem., M.Eng.
3. Prof. DR. RUSTONO, M.Hum
4. NURWIYONO SLAMET NUGROHO, S.PD., M.PD
5. PROF. DR. NUR KHOIRI, S.PD., M.PD., M.T.
Berikut adalah Paparan para Narasumber tersebut dalam FGD kali ini:
1. DR. MUHDI, S.H., M.HUM
2. DR. SADIMIN, S.Pd., S.Sos., S.I.Pem., M.Eng.
A. Penyelenggaraan Pendidikan Menengah dan khusus di Jawa Tengah. Perdana no 1 tahun 2019.
B. Kurikulum Lokal provinsi
C. Proses pemindahan tugas Guru dan Tendik.
D. Proses Perijinan pendirian sekolah yang dikelola masyarakat. Juknis tanah saat ini harus milik yayasan sekarang diusulkan agar direvisi boleh sewa.
E. Proses pembinaan Sastra
F. Perda no 3. Tahun 2019 Proses SPMB.
G. Sekolah terintegrasi 60 hektar dari SD, SMP, SMA, SMK. Adakah daerah yang siap?
H. Sekolah semi Boarding
3. Prof. DR. RUSTONO, M.Hum
Kondisi tata kelola ASN masih menyisakan masalah terkait distribusi yang tidak merata. Usul diadakan lagi seleksi CPNS.
Rotasi tinggi.
Keefektifan perlindungan guru masih banyak tantangan.
Pengembangan kompetensi berkelanjutan melalui TpG
Supervisi Guru efektif melalui Pengawas dan KS.
Aspirasi dan rekomendasi perguruan swasta menguatkan manajemen tata kelola Guru di sekolah swasta. Kompetensi guru profesional dikuatkan.
Guru BK Hebat.
Tata kelola Pendidikan Swasta dibantu.
4. NURWIYONO SLAMET NUGROHO, S.PD.,
Bercerita tentang best practice di Kota Magelang.
5. PROF. DR. NUR KHOIRI, S.PD., MT
Pemerintah menghapus SR dan SG.
Generasi hebat hanya akan lahir melalui proses pendidikan yang Mantap, proses pendidikan yang Mantap berasal dari Guru yang Hebat.
( Profesional, terlindungi dan Sejahtera)
Tanya Jawab:
Pak Slamet MKKS Kota Semarang.
Inklusifitas dan kesetaraan Pendidikan (sekolah) maka tak perlu ada sekolah-sekolah unggulan.
Pak Hadi dari BMPS.
Menyampaikan tentang Program Unit layanan Disabilitas (ULD). Yurisprudensi..adanya perda menumbuhkan inovasi. Namun Perda hanya berupa copas.
Usul Sentralisasi pada Bidang Pendidikan.
Dikdasmen Muhammadiyah: guru bahasa Inggris di SD diserahkan ke guru kelas mohon diatur agar tak terjadi mal praktek.
Keberpihakan terhadap sekolah swasta dalam SDM agar diperhatikan.
Sekolah swasta menahan ijazah. Karena memang kebutuhan swasta yang untuk menguatkan lembaga.
Jangan ada kastanisasi Guru.
Agus SMK
SPMB rasa pilpres di 10 tahun terakhir. Namun alhamdulillah tahun ini adem ayem karena patuh pada sistem. Sistem yg senantiasa diperbaiki.
Validator rapot melalui TKA.
Kuota di SMK untuk Domisili Dinaikkan. Prestasi berbasis puspresnas.
Kuota untuk Karyawan terpayungi di pergub di kuota afirmasi.
Penjurusan kembali di SMA.
Sabtu, 07 Februari 2026
Safari Silaturahim JSIT Indonesia Daerah Kab. Tegal
Alhamdulillahirabbil aalaamiin..Musyawarah Daerah JSIT Indonesia Daerah Kabupaten Tegal dan JSIT Indonesia Daerah Kota Tegal Telah Terlaksana.
Banyak Hikmah yang Kami dapatkan dalam momen tersebut.
Selain sebagai Musda pertama yang dilaksanakan dalam Rangkaian Musda di 35 kota Kabupaten se Jawa Tengah, juga merupakan Musda pertama yang dilaksanakan di Gedung Bioskop. He he..
Inilah beberapa Foto kegiatan yang dapat kami rekam
Bersama Ustadz Tamim Aziz dan Ust. Sudirman.
Ustadz Tamim Aziz dulu kami kenal sebagai Pengisi Kajian Masjid Nurul Huda UNS pada Kajian Rabu Pagi yang membahas Kitab Aqidah Ath Thahawiyah. Masukan beliau saat berjalannya Musda juga sebuah Nasehat yang luar biasa untuk para Guru SIT.
Ustadz Sudirman dalam baju Batik Hijau yang dikenakan, adalah Baju Batik Hijau pertama yang dibuat di JSIT Jawa Tengah. Sebuah Tanda bahwa beliau adalah salah satu Pionir SIT di Jawa Tengah secara Umum dan di Kab. Tegal secara Khusus.
Kolaborasi JSIT Indonesia Daerah Kabupaten Tegal dengan Lembaga-lembaga Mitra Strategis bidang Pendidikan cukup bagus. Terbukti dengan kehadiran para Tokoh Pendidikan di Kab. Tegal.
Sambutan Saya buka dengan sebuah Hadis tentang membangun Peradaban dan juga sebuah Hadis tentang makna kecerdasan menurut Rasulullah SAW.
Membangun Peradaban haruslah membangun kolaborasi, senantiasa menebarkan kebaikan kepada semua orang.
Serta kecerdasan adalah sebuah upaya untuk senantiasa merancang langkah-langkah kehidupannya dan beramal untuk melihat Jauh ke depan..
Musda inilah salah satu bagian membangun peradaban serta bagian dari "kecerdasan" organisasi untuk menyiapkan pemimpin-pemimpin baru untuk menjalankan roda organisasi.
Kami ucapkan selamat untuk para Pengurus JSIT Indonesia Daerah Kabupaten Tegal dan JSIT Indonesia Daerah Kota Tegal. Semoga Allah memberkahi Kita Semua.
Aamiin ya Rabbal aalamiin.
Selasa, 20 Januari 2026
Catatan Mukernas JSIT Indonesia 2026
JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah mengikuti Musyawarah Kerja Nasional JSIT Indonesia pada tanggal 16-18 Januari 2025 di Jakarta.
Delegasi JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah terdiri dari 8 Orang Pimpinan JSIT Wilayah Jawa Tengah Hasil Musyawarah Wilayah VI di Brebes yang lalu. Delapan Peserta Mukernas JSIT Indonesia adalah sebagai berikut:
1. Setyawan ( Sekretaris Dewan Pengawas JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah)
2. Hananto Widhiaksono ( Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah)
3. Dwi Pujianto ( Sekretaris JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah)
4. Dewi Marsiyah ( Bendahara JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah)
5. Siti Purwanti ( Ketua Bidang 1 JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah)
6. Wasis Pambudi ( Ketua Bidang 2 JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah)
7. Slamet Riyadi ( Ketua Bidang 3 JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah)
8. Fathurrahman ( Ketua Bidang 4 JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah)
Langganan:
Komentar (Atom)
Mudik 1447 H/ 2026 M ( Seri 3)
Hari ketiga kita berwisata Ke pantai Klayar. Salah satu destinasi wisata favorit di Pacitan. Dari rumah, jarak perjalanan sekitar 18 km. ...
-
Buku Karangan Sensei Ivan Yulivan bagus sekali dalam memberikan Panduan bagi kita sebagai Pelatih Karate. Buku Belajar Mengajar ...
-
Pengurus Kabupaten (Pengkab) Institut Karate-do Indonesia (INKAI) Pemalang melaksanakan Agenda Pelantikan Pengurus Kabupaten Inkai Pemal...
-
Saat Sahur pagi ini adalah saat yang membahagiakan ketika saya bersama anak-anak. Setelah Santap sahur kami bercengkerama dengan...